Pelajaran 1 dari 5 · 6 menit

Candlestick, tren, dan moving average

Cara membaca satu batang lilin, mengenali arah tren, dan memakai rata-rata bergerak untuk memastikannya.

Grafik saham paling umum digambar dengan . Setiap batang mewakili satu periode (misalnya satu hari) dan merangkum empat harga, disebut : pembukaan, tertinggi, terendah, dan penutupan.

Naik (bullish)HighCloseOpenLowBadanSumbuTurun (bearish)HighOpenCloseLow
Lilin hijau: penutupan di atas pembukaan. Lilin merah: penutupan di bawah pembukaan. Sumbu menunjukkan rentang tertinggi dan terendah.

Badan yang panjang menandakan satu pihak mendominasi sepanjang hari. Sumbu atas yang panjang berarti harga sempat naik tetapi ditekan turun kembali, tanda ada penjual di harga atas. Sumbu bawah yang panjang sebaliknya: pembeli masuk di harga bawah.

Mengenali tren

Satu lilin jarang berarti banyak. Yang lebih penting adalah : dalam tren naik, puncak dan lembah terus makin tinggi. Cara yang lebih objektif untuk melihatnya adalah , rata-rata harga penutupan N hari terakhir.

  • Harga di atas SMA dan SMA-nya menanjak: tren naik.
  • SMA jangka pendek di atas SMA jangka panjang: momentum jangka pendek searah dengan tren besar.
  • Harga bolak-balik memotong SMA yang mendatar: pasar sedang tanpa arah (sideways).

Untuk kondisi pasar secara umum, Quantesa memakai pasangan yang lebih panjang: apakah IHSG berada di atas SMA50 dan SMA200. Rata-rata 200 hari sering dipakai sebagai batas kasar antara pasar yang sehat dan yang tertekan.

Poin penting

  • Candlestick merangkum OHLC; badan dan sumbu menunjukkan siapa yang dominan.
  • Tren lebih penting daripada satu lilin; SMA membantu melihatnya secara objektif.
  • Kesepakatan 3/3 = harga > SMA20, SMA20 > SMA60, dan mengungguli IHSG.