Pelajaran 4 dari 5 · 5 menit

Biaya transaksi, pajak, dan titik impas

Setiap beli dan jual dikenai biaya. Akibatnya, harga harus naik dulu sebelum Anda benar-benar untung.

Broker memungut biaya setiap transaksi. Besarnya berbeda antarbroker, tetapi biaya jual umumnya lebih tinggi karena sudah termasuk PPh final 0,1% dari nilai penjualan. Portofolio Quantesa memakai bawaan 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual, dan Anda bisa menyesuaikannya dengan tarif broker Anda.

Berapa kenaikan yang dibutuhkan untuk impas?
Beli 10 lot di Rp1.000
Rp1.000.000
Biaya beli 0,15%
Rp1.500 → total modal Rp1.001.500
Jual di Rp1.005 (satu fraksi di atas impas)
Rp1.005.000
Biaya jual 0,25%
Rp2.512,5 → diterima Rp1.002.487,5
Hasil bersih
+Rp987,5 (hanya +0,1%)

Di Rp1.000 fraksinya Rp5. Impas persisnya di sekitar Rp1.004, jadi harga Rp1.005 adalah harga jual pertama yang tidak rugi.

Pelajarannya: dengan biaya pulang-pergi sekitar 0,4%, transaksi yang mengejar kenaikan 1% hanya menyisakan sekitar 0,6%. Makin sering bertransaksi, makin besar porsi hasil yang habis untuk biaya.

Pajak dividen

Dividen juga dipotong pajak sebelum masuk ke RDN. Portofolio Quantesa memakai bawaan 10%, tetapi aturannya bisa berbeda menurut status perpajakan Anda, jadi sesuaikan di pengaturan biaya bila perlu.

Poin penting

  • Biaya jual lebih besar karena termasuk PPh final 0,1%.
  • Biaya pulang-pergi sekitar 0,4% harus terlampaui sebelum untung.
  • Transaksi yang terlalu sering menggerus hasil lewat biaya.