Kualitas bisnis dan kesehatan keuangan
Murah saja tidak cukup. Rasio kualitas dan utang membantu membedakan saham murah yang sehat dari yang murah karena bermasalah.
Rasio valuasi menjawab harga; rasio kualitas menjawab bisnisnya. Yang paling sering dipakai:
| Rasio | Rumus | Dibaca sebagai |
|---|---|---|
| Laba bersih ÷ ekuitas | Efisiensi modal pemegang saham | |
| Laba bersih ÷ total aset | Produktivitas seluruh aset | |
| Laba bersih ÷ pendapatan | Sisa laba dari tiap rupiah penjualan | |
| Total utang ÷ ekuitas | Seberapa besar bisnis dibiayai utang | |
| Aset lancar ÷ utang lancar | Kemampuan bayar jangka pendek |
Cara Quantesa merangkumnya
Skor fundamental (0 sampai 100) dibangun dari lima bagian: kualitas 25 (ROE, ROA, margin, arus kas operasi), pertumbuhan 20 (pendapatan dan laba), kesehatan 20 (kas vs utang, DER, current ratio), valuasi 25 (PER, PBV), dan risiko 10, yang dikurangi bila arus kas operasi negatif, laba menurun, PER di atas 30×, atau DER di atas 200%.
Sebagai patokan, ROE 15% ke atas dinilai tinggi dan 8% ke atas cukup; DER sampai 80% dinilai sehat dan sampai 150% masih wajar. Bank dan lembaga keuangan diperlakukan khusus untuk kesehatan neraca, karena utang (dana nasabah) memang bahan baku usahanya.
Skor dan upside nilai wajar lalu digabung menjadi sikap fundamental:
| Sikap | Syarat |
|---|---|
| Buy | Skor minimal 72 dan upside minimal 15% |
| Hold | Skor minimal 60 dan upside tidak lebih buruk dari −10% |
| Sell | Skor di bawah 45, atau upside −20% atau lebih buruk dengan skor di bawah 60 |
| Wait | Data kurang dari 6 metrik, nilai wajar tak bisa dihitung, atau tidak memenuhi syarat lain |
Poin penting
- ROE, ROA, dan margin mengukur kualitas; DER dan current ratio mengukur kesehatan.
- Skor fundamental = kualitas 25 + pertumbuhan 20 + kesehatan 20 + valuasi 25 + risiko 10.
- Murah dengan skor lemah bisa jadi value trap.