Pelajaran 3 dari 4 · 7 menit

Kualitas bisnis dan kesehatan keuangan

Murah saja tidak cukup. Rasio kualitas dan utang membantu membedakan saham murah yang sehat dari yang murah karena bermasalah.

Rasio valuasi menjawab harga; rasio kualitas menjawab bisnisnya. Yang paling sering dipakai:

RasioRumusDibaca sebagai
Laba bersih ÷ ekuitasEfisiensi modal pemegang saham
Laba bersih ÷ total asetProduktivitas seluruh aset
Laba bersih ÷ pendapatanSisa laba dari tiap rupiah penjualan
Total utang ÷ ekuitasSeberapa besar bisnis dibiayai utang
Aset lancar ÷ utang lancarKemampuan bayar jangka pendek

Cara Quantesa merangkumnya

Skor fundamental (0 sampai 100) dibangun dari lima bagian: kualitas 25 (ROE, ROA, margin, arus kas operasi), pertumbuhan 20 (pendapatan dan laba), kesehatan 20 (kas vs utang, DER, current ratio), valuasi 25 (PER, PBV), dan risiko 10, yang dikurangi bila arus kas operasi negatif, laba menurun, PER di atas 30×, atau DER di atas 200%.

Sebagai patokan, ROE 15% ke atas dinilai tinggi dan 8% ke atas cukup; DER sampai 80% dinilai sehat dan sampai 150% masih wajar. Bank dan lembaga keuangan diperlakukan khusus untuk kesehatan neraca, karena utang (dana nasabah) memang bahan baku usahanya.

Skor dan upside nilai wajar lalu digabung menjadi sikap fundamental:

Sikap ini ringkasan analisis, bukan rekomendasi transaksi.
SikapSyarat
BuySkor minimal 72 dan upside minimal 15%
HoldSkor minimal 60 dan upside tidak lebih buruk dari −10%
SellSkor di bawah 45, atau upside −20% atau lebih buruk dengan skor di bawah 60
WaitData kurang dari 6 metrik, nilai wajar tak bisa dihitung, atau tidak memenuhi syarat lain

Poin penting

  • ROE, ROA, dan margin mengukur kualitas; DER dan current ratio mengukur kesehatan.
  • Skor fundamental = kualitas 25 + pertumbuhan 20 + kesehatan 20 + valuasi 25 + risiko 10.
  • Murah dengan skor lemah bisa jadi value trap.