Pelajaran 2 dari 4 · 6 menit

PER, PBV, dan nilai wajar

Rasio valuasi menjawab "mahal atau murah dibanding apa?". Quantesa memakai versi sederhana yang perlu Anda pahami batasannya.

Harga Rp4.000 tidak bisa disebut mahal atau murah begitu saja. Yang dibandingkan adalah harga terhadap laba dan nilai bukunya.

  • = harga ÷ EPS. PER 10× berarti Anda membayar sepuluh kali laba tahunan per lembar.
  • = harga ÷ BVPS. PBV 1× berarti harga sama dengan nilai bukunya.

Nilai wajar versi Quantesa

Tab fundamental menghitung sebagai rata-rata dua pendekatan: EPS × 15 dan BVPS × 2 (untuk bank dan lembaga keuangan, BVPS × 1,5). Bila PER-nya di atas 100×, pendekatan EPS diabaikan karena labanya terlalu kecil untuk dijadikan dasar.

Contoh dengan EPS Rp400 dan BVPS Rp2.000 di harga Rp4.400
PER = 4.400 ÷ 400
11×
PBV = 4.400 ÷ 2.000
2,2×
EPS × 15
Rp6.000
BVPS × 2
Rp4.000
Nilai wajar = rata-ratanya
Rp5.000
Upside = 5.000 ÷ 4.400 − 1
+13,6% → "Undervalue"
Pita valuasi menurut upside terhadap nilai wajar
UpsideLabel
25% ke atasSangat undervalue
10% sampai di bawah 25%Undervalue
−10% sampai di bawah 10%Wajar
−25% sampai di bawah −10%Overvalue
Di bawah −25%Sangat overvalue

Poin penting

  • PER = harga ÷ EPS; PBV = harga ÷ BVPS.
  • Nilai wajar Quantesa = rata-rata EPS × 15 dan BVPS × 2 (× 1,5 untuk keuangan).
  • Murah menurut rumus belum tentu murah sungguhan; perhatikan siklus dan sektornya.