Pelajaran 1 dari 4 · 6 menit

Tiga laporan keuangan dalam lima menit

Laba rugi, neraca, dan arus kas menjawab tiga pertanyaan berbeda. Anda tidak perlu menjadi akuntan untuk membacanya.

Emiten wajib menerbitkan secara berkala. Ada tiga laporan utama, masing-masing menjawab satu pertanyaan:

LaporanPertanyaanAngka kunci
Laba rugiApakah bisnisnya menghasilkan laba?Pendapatan, laba bersih, margin
NeracaApa yang dimiliki dan apa yang diutang?Aset, utang, ekuitas
Arus kasApakah uangnya benar-benar masuk?Arus kas operasi

adalah sisa pendapatan setelah semua beban, bunga, dan pajak. Agar bisa dibandingkan dengan harga saham, laba dibagi jumlah saham beredar menjadi (laba per saham). Dengan cara yang sama, ekuitas dibagi jumlah saham menjadi (nilai buku per saham).

Menghitung EPS dan BVPS
Laba bersih setahun
Rp2 triliun
Ekuitas
Rp10 triliun
Jumlah saham beredar
5 miliar lembar
EPS = laba ÷ saham
Rp400 per lembar
BVPS = ekuitas ÷ saham
Rp2.000 per lembar

Mengapa arus kas penting

Laba bisa tercatat walaupun uangnya belum diterima, misalnya penjualan kredit yang belum dibayar pelanggan. menunjukkan uang tunai yang benar-benar dihasilkan usaha inti. Laba yang terus naik tetapi arus kas operasinya negatif adalah tanda bahaya yang patut diselidiki.

Poin penting

  • Laba rugi = profitabilitas, neraca = kekayaan dan utang, arus kas = uang sungguhan.
  • EPS = laba bersih ÷ saham beredar; BVPS = ekuitas ÷ saham beredar.
  • Laba naik dengan arus kas operasi negatif perlu diwaspadai.