Volume, tekanan beli, dan arus asing
Harga menunjukkan apa yang terjadi; volume dan arus dana menunjukkan seberapa banyak pelaku yang ikut mendorongnya.
Kenaikan harga dengan transaksi sepi lebih rapuh daripada kenaikan yang diikuti banyak pelaku. Scanner menyediakan tiga cara melihat partisipasi.
Rasio volume
= volume hari ini ÷ rata-rata volume 20 hari. Angka 2,0× berarti dua kali lebih ramai dari biasanya. Volume tinggi saat breakout memperkuat sinyal; volume tinggi saat harga jatuh menandakan tekanan jual yang serius.
Tekanan beli
memperkirakan porsi volume beli dari posisi harga penutupan di dalam rentang harian. Penutupan di harga tertinggi hari itu dianggap seluruhnya beli, di harga terendah seluruhnya jual. Dijumlahkan selama 20 sesi:
- Beli dominan: porsi beli 55% ke atas.
- Jual dominan: porsi beli 45% ke bawah.
- Seimbang: di antaranya. Keterangan "menguat" atau "melemah" muncul bila lima hari terakhir berbeda lebih dari 2 poin dari angka 20 harinya.
Arus asing
adalah nilai beli dikurangi nilai jual investor asing selama 20 sesi, dibagi total nilai transaksi di periode yang sama. Minimal +1% dilabeli "Asing net beli", maksimal −1% "Asing net jual". Investor asing sering bertransaksi dalam jumlah besar, jadi arah arus mereka layak diperhatikan, terutama di saham berkapitalisasi besar.
Poin penting
- Rasio volume = volume hari ini ÷ rata-rata 20 hari.
- Tekanan beli ≥ 55% beli dominan, ≤ 45% jual dominan (20 sesi).
- Arus asing ≥ +1% net beli, ≤ −1% net jual dari nilai transaksi 20 sesi.
Lihat langsung di aplikasi
Halaman ini bagian dari workspace member. Masuk dulu; setelah itu Anda diantar ke halamannya.